Contoh Teks Negosiasi Membuat Karya Untuk Pameran



Muthia               : “Sheila, menurut kamu karya seni apa yang akan kita buat untuk pameran sekolah?”
Sheila                  : “Bagaimana kalau kita membuat lampion saja?”
Muthia               : “aku kurang setuju. Menurutku lampion itu terlalu mainstream. Bukannya dalam pameran kita dituntut berbeda?
Sheila                  : “Menurutku masalah mainstream itu tidak akan menjadi masalah besar. Justru itulah yang memacu semangat kita untuk berkarya dan berinovasi lebih baik lagi.”
Muthia               : “tapi kan, dalam pembuatannya itu bahan dasarnya harus dari limbah. Bagaimana bisa lampion terbuat dari limbah?”
Sheila                  : “kalau masalah itu, aku sudah memikirkannya. Limbah yang berada disekitar kita itu bisa kita manfaatkan untuk membuat lampion. Selain itu kita juga turut menjaga bumi kita dan biaya yang kita keluarkan akan jauh lebih hemat. Misalnya kita bisa menggunakan limbah kayu untuk kerangkanya.”
Muthia               : “ternyata kamu benar juga. Tetapi alangkah baiknya inovasi kita dalam membuat lampion harus kita perhatikan.”
Sheila                  : “ya kamu benar. ”
Muthia               : “kita bisa membuat lampon kita berbeda dengan lampion pada umumnya. Kita bisa menambahkan sentuhan-sentuhan seni lukis. Misalnya dengan menambahkan lukisan kartun-kartun yang sederhana dan lagi nge hits.”
Sheila                  : “ka yamu benar. Tetapi aku kurang setuju jika dengan lukisan kartun. Bgaimana kalau tentang budaya sunda saja?”
Muthia               : “Waah, sepertinya itu ide yang sangat bagus aku setuju dengan ide itu. Secara tidak langsung jika kita membuat lampion dengan tema budaya sunda kita tutut melestarikan budaya kita sendiri. ”
Sheila                  : “Iya memang tujuannya agar budaya sunda dapat dikenal oleh khalayak banyak.”

Komentar